INFO SAWIT, MANILA - Dewan Minyak Sawit Malaysia mengatakan, negaranya akan memperbaharui dorongan untuk mengatur perkebunan kelapa sawit di Filipina setelah upaya pertama lebih dari 20 tahun yang lalu mengakibatkan jalan buntu.
Ketuanya, Datuk Lee Yeow Chor, mengatakan Filipina bisa berfungsi sebagai tujuan untuk pekebun Malaysia untuk memperluas perkebunan kelapa sawit mereka karena iklim yang sama dan tanahnya subur.
Ia mengatakan untuk mewujudkan ini, bagaimanapun, masalah ergonomi, stabilitas politik, keamanan dan kepemilikan tanah harus dinilai.
“Ukuran khas perkebunan kelapa sawit untuk mencapai skala ekonomi yang mirip dengan Malaysia adalah 2.000 hektare (ha) dengan masa siklus antara 20 dan 25 tahun
“Pertumbuhan perkebunan kelapa sawit di Filipina akan menguntungkan kedua negara karena akan menciptakan lapangan kerja di negara pulau dan memperluas eksposur Malaysia di Asia Tenggara,” katanya, Kamis (6/8/2015), seperti dikutip Bernama. (T3)












